kasnobnews.com, | BATAM – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau secara resmi menetapkan Eman Toba sebagai Komandan Komando Inti (KOTI) Mahatidana. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno yang berlangsung khidmat di kawasan Greenland, Batam Center, Jumat (2/5/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Hadir dalam agenda strategis tersebut, Ketua MPW PP Kepri, Sunarto Poniman, S.H., didampingi jajaran pengurus inti, Sekretaris Wilayah, para Wakil Ketua, serta unsur sayap organisasi Srikandi PP Kepri.

Visi Penguatan Struktur
Dalam arahannya, Poniman menegaskan bahwa penunjukan Komandan KOTI merupakan langkah krusial untuk memperkuat infrastruktur organisasi. Meski secara administratif berada di bagian akhir struktur, KOTI dipandang sebagai garda terdepan sekaligus simbol kekuatan lapangan bagi Pemuda Pancasila.
”Bangun struktur yang kokoh, berdayakan seluruh anggota, dan pastikan organisasi ini bergerak sebagai satu kesatuan. Soliditas hanya bisa terwujud jika seluruh elemen tegak lurus dalam satu garis komando,” tegas Poniman.
![]()
Selain suksesi kepemimpinan KOTI, rapat pleno ini juga merumuskan sejumlah langkah taktis, di antaranya:
- Akselerasi program kaderisasi di tingkat wilayah.
- Persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
- Peningkatan peran sosial kemasyarakatan kader.
Usai prosesi pemasangan baret merah—yang melambangkan penyerahan mandat resmi—Eman Toba menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut. Ia menekankan bahwa loyalitas terhadap pimpinan adalah harga mati dalam menjalankan roda organisasi.
”Di Pemuda Pancasila, komando itu tunggal. Perintah Ketua adalah kewajiban yang harus saya instruksikan dan laksanakan di lapangan. Saya mengajak seluruh kader se-Kepri untuk tetap solid demi menjaga harkat dan martabat organisasi,” ujar Eman Toba.


Penetapan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi internal bagi MPW PP Kepri untuk menghadapi tantangan strategis ke depan, sekaligus memastikan keberadaan Pemuda Pancasila tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat di Bumi Bunda Tanah Melayu.
(KSBNEWS/SONSAN DAMANIK)












